Ketika Procesor menempel pada heatsink

Kejadian ini terjadi sekitar hampir setahun yang lalu, saat itu si Athlon (komputer saya) ngambek, kerusakannya yaitu pada port PS2, sehingga keyboard tidak bisa terdeteksi, selain itu soundcard juga tidak terdeteksi, meskipun sudah saya instal ulang driver souncardnya.
Padahal komputer saya masih bisa di bilang baru, karena baru saya rakit sekitar 2 bulanan. Mungkin dia ngambek karena sering saya jadikan kelinci percobaan. Karena komputer saya masih baru, dan masih garansi maka langsung terpikir dalam benak saya waktu untuk saya replace ke toko dimana saya membelinya dulu.

Saya pun langsung membongkar jeroan komputer saya, untuk mengambil mainboardnya karena soundcard saya juga onboard, satu-persatu saya lepaskan mulai dari RAM, kabel IDE, kabel power ATX, kabel FDD, namun ketika tiba giliran procesor yang akan saya lepaskan, disitulah masalah baru muncul. Ya, tampaknya procesor saya punya hubungan yang terlalu mesra dengan heatsinknya, sehingga sewaktu heatsink akan saya lepaskan dari mainboard dan saya cabut keatas ternyata procesornya menempel pada heatsink.

Waktu itu saya agak panik karena berbagai cara sudah saya lakukan untuk melepaskan procesor dari heatsaink, dan sama sekali gak ada reaksi seolah-olah prosesor dan heatsink seperti dilas, mungkin dulu waktu saya rakit terlalu banyak termal paste yang telah saya berikan.
Daripada procesor saya nggak bisa digunakan, karena tidak mungkin kita memasang procesor pada mainboard dengan kondisi masih menempel pada heatsink, karena bisa-bisa pin-pin pada procesor akan bengkok jika kita tidak presisi ketika memasangnya pada soketnya di mainboard.
Maka saya pun nekad, saya gunakan obeng Min (-) sebagai tatah dan palu untuk pemukul pangkal obeng untuk menggeser posisi procesor pada heatsink, sebenarnya cara ini cukup berbahaya karena kita harus sangat hati-hati dalam melakukanya kalau sedikit saja kita lengah dan obeng meleset dari bibir (pinggiran) punggung procesor maka akan mengenai pin-pin procesor, dan tentunya Anda tahu sendiri jika sampai pin-pin procesor sampai bengkok apalagi patah, padahal procesor saya Athlon X2 3600+ 2,01 GHZ.

Meskipun akhirnya berhasil namun cukup memicu adrenalin saya karena procesor sangat lengket menempel pada heatsink sehingga saya harus memukul dengan cukup keras namun harus sangat hati-hati.
Padahal sebenarnya masih ada cara lain yang lebih praktis untuk mengatasi procesor yang terlalu lengket menempel pada heatsinknya, cara ini saya temukan ketika saya membaca sebuah artikel pada majalah entah koran saya agak lupa, namun waktu itu saya masih sempat untuk mencatatnya pada catatan saya, kira-kira seperti ini :
Masukan Processor dengan heatsinknya (tanpa kipas) ke dalam kantong plastik yang agak tebal, tutup sampai rapat sehingga tidak ada celah udara masuk, kemudian masukan ke freezer selama kurang lebih 3 jam. Setelah itu keluarkan, biasanya procesor akan lepas sendiri dari heatsinknya, tetapi jika masih menempel cukup diputar saling berlawanan arah antara procesor dengan heatsink. Selamat mencoba, Kalo udah berhasil kasih tau saya, soalnya saya sendiri juga belum mencoba cara yang ini.. hehe.. :)

2 Tanggapan

  1. mantap juga solusinya thanks ya !!!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.